Jurnalmediapublik.com, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memimpin apel pagi perdana Pemerintah Kota Bekasi di awal tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bekasi. Apel ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian kinerja sekaligus meneguhkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi informasi, serta mendorong inovasi dan transformasi digital daerah.
Apel awal tahun tersebut dirangkaikan dengan sejumlah agenda strategis dan penyerahan berbagai penghargaan. Salah satunya adalah penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Bekasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk Kantor Cabang Bekasi terkait integrasi sistem pemerintahan guna peningkatan layanan perbankan serta percepatan transformasi digital di lingkungan Pemkot Bekasi.

Selain itu, turut diserahkan penghargaan atas prestasi kejuaraan variasi musik dan final tour baris-berbaris tingkat nasional tahun 2025. Kota Bekasi juga menerima penghargaan dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sebagai badan publik dengan kualifikasi Informatif dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 kategori pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat. Atas capaian tersebut, Kota Bekasi berhak menggunakan label badan publik Zona Informatif selama tahun 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Bekasi menerima penghargaan Gubernur Jawa Barat pada Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2025, penyerahan hibah mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Pemkot Bekasi, serta penyerahan pelaksanaan kegiatan penggalangan Bulan Dana Kemanusiaan PMI Kota Bekasi Tahun 2025 periode September hingga Desember kepada Sekretaris Daerah Kota Bekasi.
Agenda apel juga mencakup penyerahan piagam penghargaan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2025, serta penghargaan dari Pemerintah Kota Bekasi kepada aparatur pemerintah dan relawan kemanusiaan yang berperan aktif dalam penanganan darurat bencana di Provinsi Sumatera, Sumatera Utara, dan Aceh.
Dalam arahannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan serta seluruh aparatur pemerintah atas berbagai prestasi yang berhasil diraih di tingkat provinsi maupun nasional.
“Salah satu capaian penting kita adalah predikat sebagai kota terinformatif.
Informatif tidak selalu berarti penyampaian secara formal, tetapi bagaimana pemerintah mampu menyampaikan informasi secara sederhana, efektif, dan mudah dipahami oleh masyarakat,” ujar Tri Adhianto.
Ia menambahkan bahwa dirinya telah meminta seluruh SKPD untuk menyampaikan refleksi kinerja selama satu tahun dalam bentuk video singkat berdurasi satu menit sebagai bentuk pertanggungjawaban informasi kepada publik. Namun demikian, hingga saat ini masih terdapat kepala OPD yang belum melaksanakannya.
Ke depan, Wali Kota Bekasi meminta para kepala OPD agar lebih aktif melakukan briefing langsung kepada jajaran di lapangan sehingga setiap instruksi dan program dapat dipahami serta dijalankan dengan baik. Menurutnya, informasi yang disampaikan kepada publik merupakan hak masyarakat atas kinerja pemerintah selama satu tahun.
“Hal ini bukan sesuatu yang sulit, melainkan bentuk kepedulian dan keseriusan kita dalam melayani masyarakat,” tegasnya.
Menutup arahannya, Wali Kota Bekasi mengajak seluruh jajaran untuk menyongsong tahun 2026 dengan penuh keyakinan dan optimisme. Dalam kurun waktu 11 bulan terakhir, Pemerintah Kota Bekasi dinilai berhasil menunjukkan potensi, prestasi, dan inovasi yang membanggakan.
“Kota Bekasi menjadi salah satu kota dengan inovasi terbanyak di Jawa Barat dan meraih peringkat ketiga di tingkat nasional. Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di seluruh tingkatan, mulai dari kelurahan, kecamatan, OPD, BUMD, hingga seluruh lembaga terkait,” pungkasnya. (Herlan)





