Jurnalmediapublik.com, Sarolangun – Polres Sarolangun menggelar Press Release Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi kinerja kepolisian kepada publik. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Mapolres Sarolangun pada Selasa, 30 Desember 2025.
Dalam kegiatan tersebut diungkapkan bahwa jumlah tindak pidana di Kabupaten Sarolangun sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Press release tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Polres Sarolangun, di antaranya Wakapolres Sarolangun, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kasat Binmas, serta Kasi Humas Polres Sarolangun.
Kapolres Sarolangun melalui Wakapolres Aswindo menyampaikan bahwa press release akhir tahun merupakan agenda rutin kepolisian untuk menyampaikan capaian kinerja selama satu tahun terakhir.
“Kegiatan hari ini adalah press release akhir tahun, yang bertujuan untuk menginformasikan kepada publik apa saja yang telah kami laksanakan dan kerjakan sepanjang tahun 2025. Kegiatan ini juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik di tahun berikutnya,” ujar Wakapolres Aswindo.
Dalam paparannya, Wakapolres mengungkapkan bahwa jumlah tindak pidana (JTP) pada tahun 2025 meningkat sebanyak 60 kasus dibandingkan tahun 2024. Meski demikian, tingkat penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan.
Pada tahun 2024, Polres Sarolangun mencatat 273 kasus tindak pidana, dengan 221 kasus berhasil diselesaikan. Sementara pada tahun 2025, jumlah tindak pidana meningkat menjadi 333 kasus, dengan 247 kasus berhasil diselesaikan, atau naik 26 kasus dibandingkan tahun sebelumnya.
“Walaupun jumlah tindak pidana meningkat, namun penyelesaian kasus juga mengalami kenaikan. Ini menunjukkan komitmen kami dalam penegakan hukum,” jelas Aswindo.
Lebih lanjut, Kapolres Sarolangun melalui Wakapolres berharap agar angka kriminalitas di Kabupaten Sarolangun dapat menurun di tahun mendatang, serta terjalin kerja sama yang semakin baik antara kepolisian, masyarakat, dan media.
“Kami berharap di tahun berikutnya angka tindak pidana dapat menurun, serta sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan media di wilayah Kabupaten Sarolangun semakin baik,” pungkasnya.
(Fery)







