Jurnalmediapublik.com, Musi Rawas Utara – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke‑80 yang digelar Polsek Rawas Ulu, Polres Muratara, resmi ditutup dengan penyerahan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang perlombaan. Acara berlangsung di lingkungan Markas Komando Polsek Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Jumat (19/6/2026).

Selama dua hari sebelumnya, pihak kepolisian telah menghadirkan serangkaian kegiatan meliputi lomba gaple, panjat pinang bagi remaja, serta nonton bareng ajang Piala Dunia 2026 — semuanya terbuka untuk masyarakat sebagai wujud kedekatan dan sinergi aparat dengan warga.
Pada puncak penutupan, Kapolsek Rawas Ulu, IPTU Harry Suharto, S.Pd., M.Si. secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba gaple. Hasil pemenang telah ditetapkan panitia dengan prinsip keadilan:
✅ Juara I: Eko & Nanang – dari Kelurahan Pasar Surulangun / Perwakilan Lapas
✅ Juara II: Ateng & Misba – dari Desa Sungai Kijang
✅ Juara III: Epan & Bakar – dari Desa Sukomoro
✅ Juara Harapan I: Agus & Suparan – dari Kelurahan Pasar Surulangun
Dalam sambutannya, IPTU Harry Suharto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia atas jalannya kegiatan yang tertib.
“Penilaian dan pembagian hadiah dilakukan secara jujur dan adil. Kami ucapkan selamat kepada para pemenang. Mungkin nilai hadiah saat ini belum seberapa besar, namun semoga tetap menjadi kenangan indah dan tanda persahabatan. Ke depannya kami berharap kegiatan ini makin berkembang — bahkan tahun depan kami berupaya menyiapkan hadiah utama seperti sepeda motor,” ujarnya.
Di bagian penutupan, Lurah Pasar Surulangun, Irsan Susanto, mewakili panitia dan masyarakat menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian berjalan lancar serta tertib. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan.
“Kami mohon maaf sebesar‑besarnya jika ada tutur kata atau pelayanan yang belum sempurna. Semua ini kami lakukan semata demi mempererat hubungan kekeluargaan antara Polsek Rawas Ulu dan masyarakat,” ucapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan. Semangat utama kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan memperkokoh silaturahmi, kepercayaan, serta kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Rawas Ulu.
(Feriansyah)







