Jurnalmediapublik.com, Sukabumi – Pembangunan USB SMAN Cibitung kabupaten Sukabumi Jawa Barat menjadi sorotan dari Masyarakat Khususnya masyarakat sekitar. Pasalnya, pekerjaan yang dilaksanakan bulan Agustus 2025 sampai saat ini belum selesai.
Salah seorang warga Cibitung Boirensius kepada wartawan JMP News mengatakan, bahwa kuat dugaan dari awal pelaksanaan pekerjaan pembangunan Unit Sekolah Baru SMAN Cibitung itu tidak akan beres, dan paktanya sampai sekarang hasil pekerjaannya belum tuntas.

Pelaksanaan Pembangunan USB dikerjakan oleh CV Putra Putri Mandiri, bahkan bukan hanya pekerjaannya saja yang belum tuntas, tapi kepihak pemasok barang masih ada yang belum diselesaikan menurut sumber yang tidak mau menyebutkan jati dirinya.
Maka untuk itu Lebih jauh dirinya mengatakan, agar pihak aparat penegak hukum segera memproses atas mangkraknya pembangunan USB SMAN Cibitung, Padahal dalam menyampaikan ke masyarakat waktu lalu sebelum dibangun, mengatakan, bahwa pembangunan USB tersebut akan digunakan KBM anggaran tahun 2026 sekitar bulan Juli, pungkasnya.
Kami akan menyampaikan permasalahan ini kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung, sebab terkesan ada ketidak beresan dan termasuk pengawasan dari pelaksana pembangunan USB ini.
Lokasi pembangunan USB SMAN Cibitung berada di wilayah kerja Desa Cibitung kecamatan Cibitung kab. Sukabumi Jawa Barat, Pelaksana pembangunan oleh CV. Putra Putri Perkasa dengan No SPK : 2936/KU.11.08/PSMA Tanggal 31 juli 2025 140 Hari Kelender. Adapun nilai Anggaran sesuai dipapan informasi adalah Rp 6.586.161.600 bukan Rp 8.4 milyar lebih. Pekerjaan pembangunan tersebut sepertinya belum mencapai 70% dan bahkan ada yang masih berdiri hanya besi untuk coran tiang,Salah seorang warga yang enggan dirinya disebutkan mengatakan, bahwa dirinya juga bingung atas pekerjaan tersebut, Bahkan dirinya sampai saat ini kayu yang digunakan pelaksana belum dibayar sampai saat ini ujarnya.
Kepala Cabang V Sukabumi dinas pendidikan Jawa Barat, Lima Paudimar SSTP, sampai berita ini diterbitkan belum berhasil ditemui. Ria, salah seorang stapnya mengatakan, kalou Bapak kepala lagi dinas luar, juga demikian dengan Pak Rizal sebagai perencana USB sedang ada kegiatan Monev Ekologi di lapangan wilayah selatan, pungkasnya.
Demikian juga saat ditanya siapa konsultan pengawas dan pengawas dari Dinas, Rina tidak bisa menjelaskan kepada wartawan.
(Bersambung)
Windu JMP


