Jurnalmediapublik.com, Musi Rawas Utara – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara bersama jajaran kepolisian setempat menunjukkan keseriusan penuh dalam mempersiapkan pelaksanaan ajang olahraga otomotif berskala nasional, Kejuaraan Motor Cross Nasional 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada minggu ini. Berbagai langkah strategis terus dimatangkan demi memastikan acara berjalan sukses, aman, dan memberikan dampak positif luas bagi masyarakat.

Tanda nyata keseriusan tersebut terlihat dalam Rapat Koordinasi persiapan pelaksanaan kegiatan yang digelar pada Selasa (19/5/2026). Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Bupati Musi Rawas Utara bersama Kapolres Musi Rawas Utara, Akbp Rendy Surya Adhitama, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri unsur panitia pelaksana, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Cabang Muratara, jajaran TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan terkait lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Musi Rawas Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum penting untuk menggerakkan roda perekonomian daerah sekaligus mempromosikan potensi wilayah. Diperkirakan sebanyak 300 pembalap dan tim pendukung akan hadir dari berbagai daerah, tidak hanya dari Sumatera Selatan, namun juga dari Pulau Jawa, Pekanbaru, dan wilayah lainnya. Kehadiran ratusan peserta dan penonton ini diprediksi akan mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat, mulai dari sektor UMKM, kuliner, penginapan, hingga jasa layanan lainnya.
“Kami ingin event ini memberi manfaat nyata dan luas bagi masyarakat. Ekonomi harus bergerak, UMKM harus hidup, dan nama Muratara harus semakin dikenal luas melalui kegiatan positif ini. Oleh karena itu, saya minta seluruh panitia dan unsur pendukung bekerja secara maksimal, kompak, dan saling bersinergi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” tegas Bupati.
Sementara itu, Kapolres Musi Rawas Utara, Akbp Rendy Surya Adhitama, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan yang matang dan menyeluruh. Ia menilai kegiatan ini sebagai momen strategis untuk membangun citra positif daerah sekaligus menghapus stigma negatif yang mungkin melekat selama ini. Menurutnya, keberhasilan menggelar acara besar dengan standar keamanan tinggi adalah bukti kemampuan daerah dalam berorganisasi dan menjaga ketertiban.
“Ini momentum penting untuk menunjukkan kepada seluruh masyarakat luas bahwa Muratara mampu melaksanakan event besar dengan aman, tertib, dan sukses. Kami ingin menghapus stigma negatif dan membangun citra positif daerah melalui kegiatan-kegiatan produktif seperti ini,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Rendy menjelaskan bahwa pola pengamanan telah disusun secara rinci mencakup pengamanan di sepanjang lintasan balap, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan area parkir, hingga ketersediaan jalur evakuasi dan pos kesehatan siaga. Seluruh aspek diperhitungkan secara ketat agar tidak ada celah gangguan sekecil apa pun yang dapat mengganggu kenyamanan peserta maupun penonton.
“Kami tidak ingin ada celah gangguan sekecil apa pun. Semua titik rawan telah kami petakan dan kami pastikan aman demi kenyamanan peserta maupun penonton yang hadir nanti,” tambahnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, dibahas pula hal teknis lainnya guna memastikan acara berlangsung spektakuler dan menjadi kebanggaan warga Muratara, mulai dari kesiapan lintasan, fasilitas penunjang, hingga kenyamanan penonton. Komitmen penuh telah ditandatangani bersama oleh Bupati, Kapolres, TNI, Polri, dan seluruh panitia untuk bekerja bahu-membahu menyukseskan ajang bergengsi ini. (Adv/Fery)







